selembar kertas dan secangkir kopi



wahai rembulan malam ku singkap binarmu dalam tatapanku, mengulik bingkai dalam setiap genangan rindu. Ku tulis kata dalam selembar kertas sambil menghirup aroma kopi, tak perlu kau ragu akan secangkir kopi yang ada di hadapanmu karena kopi tidak pernah membuat kobohongan tentang rasa yang ada pada dirinya.

Jangan pergi, karena selembar kertas dan secangkir kopi masih utuh di atas meja. untuk itu tulislah sebait kata dalam kertas itu sambil meminum kopi yang menantimu di hari ini, kemudian nikmatilah keindahan yang akan membuatmu terpukau dalam kurung waktu yang sangat lama.

dan kemudian lambaikan tangan mu pada semilir angin yang berlalu tanpa ada jejak sedikitpun, karenanya waktu tidak akan bertanya padamu, hanya saja kau akan bangkit sekita di saat sudut'mu tak lagi terlukis dalam embun pagi. Jangankan embun, selembar kertas dan secangkir kopi pun akan menjauhi mu di saat dirimu tidak pernah menghargainya.

Komentar

Posting Komentar