Menggapai mimpi


Ku teguhkan segala rasa yang lama terbengkali oleh hutan lebat, memberikan satu buah pengharapan yang tak kunjung sirna akan segala dahaga. tidak mampu ku raih meski hanya satu langkah di depan mata.

Ku bertanya pada senja, namun senja tak menjawab pertanyaanku.
Kemudian ku berbalik bertanya kepada hujan, namun hujan melenyapkan segala hal yang ku tanyakan kepadanya.

Ku melangkah tertunduk, menyusuri jalan setapak.
hingga pada ujung jalan, ku hentikan langkah ku dan  melihat sekeliling jalan yang dipenuhi kerumunan manusia.

Aku tersadar dan kemudian sesuatu hal terlintas dari pikiranku namun masih samar-samar. ahh.!! sungguh hal yang membingung kan, baru semenit saja ku melihat kerumunan orang di persimpangan jalan kini telah berbaur mencari segala hal yang dapat di jadikan sebagai bahan motivasi.

Kemudian ku berpikir kembali, mencoba mengingat tentang satu hal yang terlupakan
Satu hal yang paling berharga dalam hidup ku.
Saat ku melangkah menggapai mimpi yang hampir pupus dimakan waktu.

Komentar