Jika engkau masih mampu menulis luka mu di balik kaca dengan embun
Untuk apa kau tangisi cinta yang telah usai.
Yang menjadikan hatimu bergelut dengan luka.
Bertabur dengan sebilah perisai yang menancap teramat dalam.
Cinta bagaikan semak belukar.
Seketika memainkan perasaan, dan menjadikannya gudang kegilaan
meski cinta hanyalah kata tetapi dia datang membawa sejuta sesak
Berlabuh begitu jauh, namun tiada kepastian
mungkin sajak cinta bukanlah sekilas pandang
Tetapi cinta yang membawa sentuhan kehangatan.

Komentar
Posting Komentar