di balik senja dan kerinduan



Ku ratapi setiap tangisan dalam duka, saat rona jingga datang bagai embun di pagi hari berkias namun cepat berlalu. Embun hanya datang memupuk rasa duka yang kian merobek lamunan tanpa berkata apa-apa.

di balik senja ada sejuta kerinduan yang terpendam, menjadikan diri ini harus menatap senja meski dalam kecupan manja. Ku hempaskan nafasku yang lirih berkepanjangan. Mencoba bergumam namun hanya ada tangisan menjalar kemana-mana

Hari itu, hari di mana ku merasakan sepenggal rindu tak terbalaskan, ku coba berlari dari rasa rindu itu, tapi tetap saja kerinduan terus datang menghantui di setiap mimpi/tidur ku. Kini harapan ku, hanya ingin menjadikan senja dan kerinduan ini cepat berlalu. Hingga tidak ada lagi tangis yang terdengar.

meskipun terpaan angin datang menghujam, angin tidak akan bisa menghampaskan rasa rindu itu, karena rindu telah melekat pada hati sanubari.
Untuk itu jangan pernah hakimi rasa rindu ku, sebab jika kau mengcoba menghakiminya.
Senja dan rindu tidak akan berkesudahan

Komentar